Rinai di awal September terburu pergi...
tak menyisakan apapun...
selain kabut debu yang melenyapkanmu dari pandangku..
juga rindu yang semakin menyesak
dan tak pernah berhasil kubuang..
namun.. aku selalu dalam yakinku,
kau tak akan selamanya menghilang
seperti rinai di awal oktober yang kembali datang..
tak menyisakan apapun...
selain kabut debu yang melenyapkanmu dari pandangku..
juga rindu yang semakin menyesak
dan tak pernah berhasil kubuang..
namun.. aku selalu dalam yakinku,
kau tak akan selamanya menghilang
seperti rinai di awal oktober yang kembali datang..
No comments:
Post a Comment