Thursday, 15 August 2013

DOSA Part-I

Al kisah, di sebuah zaman... Ada sebuah keluarga yang tinggal di sebuah rumah adat yang bertiang tinggi, di dekat pegunungan yang hawanya masih sangat segar.. Mereka sehari-hari mencari nafkah dengan bekerja di ladang-ladang orang dan menjaga ternak-ternak orang kampung di sekitar pegunungan tersebut.
Setelah sekian lama bekerja untuk orang lain akhirnya hasil tabungan mereka pun cukup untuk mereka membeli seekor sapi. And now, they have their own cow.

Kelurga ini sangat bersyukur dengan apa yang mereka punya, namun.. mereka kebingungan, dimana mereka mengandangi si sapi harta mereka yang sangat berharga tersebut.
Setelah mereke mengadakan family meeting, mereke pun memutuskan bahwa si sapi bisa tinggal sementara di bawah rumah mereka sambil menunggu mereka mencarikan tempat yg cocok buat si sapi. HANYA SEMENTARA.....

Hari-hari pertama, sang keluarga merasa sangat terganggu dengan bau-bauan yang berasal dari bawah rumah mereka. Mereka merasa tidak nyaman karena udara segar yang menemani mereka, kini tergantikan dengan uap panas kotoran lembu.. Berhari-hari mereka mengeluh dan mencoba membersihkan rumah, semampu-mampu mereka..
Mereka tidak mau anugrah udara segar pegunungan yang mereka miliki terampas begitu saja hanya karena sekarang mereka memiliki anugrah baru... Seekor sapi..

Tapi... usaha mereka tak banyak membawa hasil... rumah mereka tetap dipenuhi dengan gas-gas panas kotoran sapi yangg semakin hari semakin terasa wangi...
Sampai akhirnya mereka terBIASA... Benar-benaR terbiasa dengan keadaan rumah mereka yang sekaligus menjadi rumah untuk si sapi.

Sekarang, mereka tak lagi bisa membedakan antara aroma segar pegunungan dengan aroma gas kotoran sapi.. Semuanya kelihatan sama... Terbaui sama di indra penciuman mereka, karena MEREKA TELAH TERBIASA...

Demikianlah juga dengan DOSA wahai saudara-saudara.....
Ketika kita pertama kali berurusan dengan maksiat, hati kita akan terganggu, sehingga kita berusaha sekuat tenaga untak menjauhinya dan membersihkan hati kita dari maksiat tersebut.
Namun.... setelah sekian lama, kita akan dengan sendirinya terbiasa... Sampai-sampai kita tidak lagi bisa melihat kalau itu adalah sebuah DOSA... kita membiasakan hati kita untak menerima dosa-dosa tersebut, sehingga hati kitapun menjadi kotor dan tidak lagi bisa membedakan mana yang boleh dan mana yang dosa..
Waspadalah !!! Waspadalah !!!

Berjalan-jalanlah ke tempat lain yang udaranya masih bersih... Hiruplah kembali udara segar dengan SHARING... Dengarlah pendapat orang-orang yan mencintai kita hanya karena ALLAH. Mudah-mudahan sapi itu bisa segera berada di kandangnya dan kotorannya tidak sampai memenuhi rongga hati kita... Aaamiin

No comments:

Post a Comment