Sunday, 18 August 2013

(berkah) SEDEKAH atau MEMENUHI UNDANGAN

June 27, 2013 at 1:24pm

Seminggu yang lalu kami dapat undangan dari keluarga istri adek saya yang nomer dua.

Berhubung ayah sedang sakit, jadi tidak ada yang bisa pergi untuk memenuhi undangan itu.. Sayapun kemudian diutus mamak untuk menghadiri undangan dari besannya tersebut.. Tapi saya adalah orang yang sangat tak suka pesta.. Tak suka keramaian dan kegemerlapan dunia.. hahay.. Apalagi tempatnya lumayan jauh, ke dekat pantai ulee lhee sana.

Akhirnya saya lebih memilih pulang ke Montasik menjenguk ayah, daripada pergi ke pesta..

Namun, setiba di Montasik, mamak menyuruh saya sekali lagi untuk pergi mengantarkan kado mamak saja.

"Kiban dilee meusidroe hana so jak. Hana mangat tanyo. (Cam mana dulu, satu orangpun gak ada yang pigi. gak enak kita)." Kata mamak..

Tapi saya masih bermalas-malasan untuk pergi dan menyibukkan diri dengan mencuci pakaian anak-anak saya (padahal yang sibuk mesin, saya cuman sibuk nunggu mesin siap nyucik :D).

Tepat jam 12 saya menerima sms dari adek sepupu..

"Jak khanduri, kak? (Pigi pesta, kak?)" Tulisnya

"Hom.. Menye na so ba honda..(Gak tau nih, kalo aada yang mau bawa motor..)" Jawabku berharap adek sepupuku membatalkan ajakannya karena selama bepergian denganku, dia belum pernah mau memboncengku.. Selalu saja memilih untuk duduk di belakang.

"Jet lon ba.Siap-siap beh.(Biar saya yang bawa, siap-siap terus ya.)" Tulisnya di sms trakir yang masuk ke inboxku  sebelum adzan dhuhur hari itu.

Akhirnya, setelah azan dhuhur telah setengah jam berkumandang, kami baru berangkat dengan rasa malas dan beberapa kali bolak balik ke rumah karena ada saja yang tertinggal.. Gak hp lah, gak helm, gak dompet lah. macam-macamlah, karena emang gak niat banget untuk pergi..

Setelah lebih dari setengah jam menempuh badai debu di tengah teriknya mentari ba'da dhuhur, kami tiba juga di tempat pesta..

Kemudian kami menulis nama dengan huruf besar-besar di buku tamu -agar orang yang telah mengundang tahu, kalau kami sudah datang menghadiri undangannya- dan mencari tempat paling sudut untuk makan.

Ketika hampir pulang, karena sudah terlanjur bertemu seorang empunya pesta, kamipun bersalaman dengan dara baro dan linto baro..

Saya yang tadi hanya membawa kado bertuliskan nama mamak, merasa tidak enak karena telah makan di pesta dengan gratis.. Hehehe. Akhirnya saya tempelkan selembar rupiah berwarna ....?. dengan harga paling minimum untuk ditempel.. Asbabnya saya sedang tidak punya uang ( kecil)... :D (namun) itu adalah the only uang (yang paling besar) yang bisa saya tempel.

Dan kamipun pulang sambil mengucap syukur dalam hati karena telah bisa menghadiri undangan tersebut.

Di tengah perjalanan pulang yang santai, saya melihat sebuah sms masuk ke inbox saya. Isi smsnya adalah laporan dari Mkios.

Sayapun dengan penasaran mengecek jumlah saldo yang tersisa. Ternyata jumlahnya telah bertambah 20.000 rupiah..

Saya terkejut dan senang menerima pulsa tambahan dari sumber yang tidak saya ketahui dan berjumlah yang lumayan banyak itu. -Biasanya saya cuman isi 10.000 rupiah untuk seminggu.. hhehhe

Saya menunggu-nunggu seseorang menelpon dan berkata, "Maaf, saya salah kirim pulsa, apa bisa dikirim balek ke no.saya?" Namun handphone tak kunjung berdering dan tak satupun sms yang masuk saat itu  yang berhubungan dengan pulsa nyasar tadi.

Sesampai di rumah, saya menanyakan ke semua orang, adakah yang telah berbaik hati mengirimi saya pulsa.. Tapi tak seorangpun dari mereka yang menjawab: ADA.

Saya juga berusaha bertanya kepada kawan-kawan yang bisa jadi tersangka, karena pernah mengirimi saya pulsa beberapa kali.. Namun jawabannya tetap :TIDAK ADA.

Ya sudah, akhirnya saya berpasrah pada takdir yang telah membuat saya mendapatkan anugrah pulsa gratis hari itu.

Di balik rasa pasrah itu, saya mulai membuat analisa : mungkin pulsa nyasar ini adalah hadiah dariNYA karena saya telah menyumbang salam tempel yang tak seberapa ke tangan dara baro tadi.... Atau mungkin juga, karena saya telah memenuhi undangan dari keluarga besar adik ipar saya.. Entahlah.. Di tengah kegalauan dan rasa senang yang campur aduk, tiba-tiba saya tak sengaja menumpahkan beberapa lembar uang berwarna ungu dari baju kaos yang baru saya ambel di lemari untuk saya pakai di rumah..

Dan bertambah lagi berkah yang saya dapatkan hari itu..

No comments:

Post a Comment