September 5, 2013 at 11:00am
Beberapa
saat yang lalu anak-anak saya yang masih berumur 6 dan 4 tahun
mengalami gangguan tidur. Mereka sering terbangun malam, menggigau, dan
mimpi buruk, katanya. Kemudian setelah beberapa kali mereka mengeluhkan
masalah ini, saya mencari cara agar mereka merasa nyaman ketika akan
pergi tidur. Kami pun kemudian mulai saling bercerita tentang masalah
yang kami suka dan tidak sukai hari itu, juga menambah doa-doa baru
selain : Bismikallahumma ahya wabismika amuut, yang biasa kami baca
setiap malam sebelum mengistirahatkan diri untuk memenuhi sunnatullah,
menjadikan malam-Nya sebagai waktu beristirahat.
Mulai
saat itu, setiap malam saya mengiringi tidur putri dan putra saya dengan
membaca surah Al-ikhlas , An-naas, Al-falaq, masing-masing 3x ketika
kami mempunyai cukup waktu, atau kadang-kadang hanya sekali kalau
waktunya hanya sedikit. Kemudain saya juga membaca ayat kursi dan doa
yang sering dibacakan Rasulullah Saw untuk mendoakan kedua cucunya Hasan
dan Husain. Selain itu, doa sebelum tidur tentunya masih tetap kami
baca, dan ditutup dengan shalawat kepada Nabi sebanyak 3x. Begitu selalu
setiap malam..
Hingga tiba suatu hari setelah sebulan
berselang, anak laki-laki saya yang berumur 4 tahun tanpa sengaja
melafalkan ayat kursi ketika saya membuka you tube untuk mendengar suara
merdu milik Muhammad Thaha Al-Junayd seorang imam cilik bersuara indah
kelahiran Bahrain tahun 1994.
Saya sangat terkejut
mendapati si kecil berwajah tembeb yang biasa kami panggil Adid, membaca
ayat kursi dengan lancar, hampir tak ada salah sedikitpun. Bagaimana
bisa Adid menghafal ayat ini, padahal Adid belum penah ikut membaca ayat
kursi ketika saya membacakan ayat 255 dari Surah Al-baqarah itu untuk
mengantar tidur mereka.
Kemudian saya mengetes Adid dengan
bacaan 3 surat lainnya yang juga sering saya baca berulang-ulang disaat
mereka hendak tidur. Dan ternyata Adid sudah hafal semuanya. Maasya
Allah.
Saya penasaran kenapa Adid bisa menghafal 3 surat
ditambah ayat kursi dalam 1 bulan, padahal Adid belum pernah saya suruh
membaca ayat-ayat itu sekalipun. Penasaran itu mengantarkan saya untuk
menanyai syech Google tentang sesuatu yang berhubungan dengan proses
yang terjadi sebelum tidur. Dan saya menemukan sebuah ilmu baru yang
bisa kita manfaatkan untuk membuat seseorang mamatuhi apa yang kita
sugesti-kan di saat orang tersebut dalam kondisi sangat mengantuk atau
dengan kata lain ketika ia berada dalam kondisi perpindahan gelombang
alpha (8-12 Hz) menuju gelombang theta (4-8 Hz).
Kemudian saya menemukan sebuah istilah lain yang di sebut dengan
Hypnosleep,
yaitu cara menghipnotis sesorang dengan menyampaikan sesuatu yang kita
inginkan pada saat mereka sedang tertidur lelap atau berada dalam
kondisi delta (0,1-4 Hz).
Seperti yang disebutkan dalam buku
Rahasia Dahsyat Terapi Otak,
gelombang otak Delta merupakan tingkat gelombang paling rendah di
antara semua frekuensi gelombang otak. Gelombang otak Delta berkisar
dari frekuensi 0 Hz sampai 4 hz, yang berasal dari belahan otak kanan
dan tersebar di seluruh bagian otak.
Gelombang Delta
merupakan gelombang paling lambat, yang biasanya dikaitkan dengan rasa
penurunan kesadaran diri yang berujung pada empati lebih besar dalam
pikiran bawah sadar kita.
Gelombang delta ini mempunyai banyak manfaat, diantaranya untuk :
- 1. Tingkat Kebahagiaan yang Tinggi
Pada
saat seseorang dapat mengakses modus Delta pada tingkat kebahagiaan
tertinggi, mereka dapat memancarkan aura positif dan ketenangan yang
mendalam sehingga orang di sekelilingnya bisa merasakannya.
- 2. Relaksasi yang mendalam.
Ketika
gelombang otak Delta lebih dominan, kita akan mengalami sensasi yang
paling santai, sehingga kita seolah-olah merasa sedang terpisah dari
tubuh kita.
- 3. Intuisi yang luar biasa.
Gelombang
Delta membantu kita untuk merasakan hubungan tersembunyi dengan orang
di sekitar kita dan juga membantu kita untuk membaca dunia di sekitar
kita pada tingkat alam bawah sadar kita. Jadi jika kita pernah
berintuisi, maka saat itu aktivitas pencahayaan otak sedang berjalan dan
gelombang pada saat kita dalam keadaan Delta.
- 4. Koneksi Spiritual.
Beberapa
orang percaya bahwa aktivitas gelombang otak Delta merupakan sebuah
instrumen yang digunakan sebagai alat penghubung tubuh dan jiwa kita
dengan energi kehidupan yang lebih luas dan kekuatan yang lebih tinggi
yang kita sendiri sulit untuk memahaminya.
Cara
penghipnotisan pada saat seserang tertidur lelap adalah cara yang sangat
efektif karena bisa kita lakukan setiap saat ketika orang yang ingin
kita hipnotis berada dalam keadaan pasrah tanpa perlawanan.
Walaupun
cara penhipnotisan pada keaadan delta lebih sering berhasil, tapi saya
lebih menyukai cara menghipnotis pada saat anak-anak saya sedang sangat
mengantuk sekali atau dalam keadaan tetha. Selain waktunya yang efektif
juga karena ketika mereka sudah terlelap saya pastinya juga sudah ikut
terlelap bersama mereka :D.
Kemampuan untuk memasuki
gelombang otak theta (yaitu di mana gelombang theta menjadi dominan pada
otak) adalah salah satu yang berharga, karena sejumlah manfaat yang
berhubungan dengan gelombang theta otak. Ini meliputi:
1. Peningkatan kemampuan belajar
Keadaan
theta dikaitkan dengan kemampuan untuk belajar lebih mudah dan untuk
menyimpan informasi lebih efektif. Untuk alasan ini, menggunakan Musik
Terapi gelombang otak berfrekwensi theta mungkin akan bermanfaat bagi
siswa/pelajar untuk memproses sejumlah besar informasi. Dan saya
mengganti Musik Terapi dengan hafalan surat-surat pendek yang lebih
dibutuhkan oleh anak-anak saya.
2. Peningkatan kreativitas
Gelombang
otak theta juga diproduksi dalam jumlah besar selama periode pemikiran
kreatif yang intens. Hal ini berlaku bagi mereka yang meekuni karya
kreatif tradisional, seperti musisi dan seniman, serta siapa saja yang
terlibat dalam berpikir kreatif. Jadi jika Anda ingin belajar untuk
berpikir lebih kreatif, meditasi gelombang otak dengan frekwensi theta
dapat membantu.
3. Menghilangkan stress
Gelombang
otak theta juga dihubungkan dengan penurunan stres secara fisik dan
mental. Karena masalah utama anak saya adalah gangguan di saat tidur,
maka saya lebih focus untuk membuat mereka rilex pada saat berada dalam
kondisi tetha.
4. Komunikasi bawah sadar
Keadaan
theta juga dikaitkan dengan kemampuan akses ke pikiran bawah sadar. Ini
berarti bahwa pada kondissi theta menjadikan kita lebih mudah untuk
memprogram ulang keyakinan bawah sadar dan melepaskan pembatasan yang
mungkin menahan kita, serta mengadopsi keyakinan baru yang lebih
meningkatkan kwalitas hidup.
5. Memori yang lebih baik
Gelombang
otak theta dikaitkan dengan kemampuan untuk mengambil kenangan juga.
Hal ini terutama berlaku untuk memori jangka panjang, kondisi theta
dikaitkan dengan akses yang lebih besar untuk pikiran bawah sadar, yang
memainkan peran penting dalam penyimpanan memori.
Jadi
seperti yang kita lihat, ada banyak manfaat gelombang otak theta, dan
daftar ini hanyalah sebagian. Di masa lalu, manfaat ini hanya bisa di
rasakan bagi mereka yang berpengalaman dalam meditasi, atau yang hanya
cukup beruntung untuk memiliki kemampuan alami untuk memasuki keadaan
trance dengan mudah.
Untungnya bagi kita yang masih awam,
terapi gelombang otak menjadikan siapapun bisa memasuki kondisi theta
dengan relatif mudah, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman
meditasi. Dengan memanfaatkan audio gelombang otak berfrekwensi theta
yaitu pada saat trance, kita dapat belajar untuk meningkatkan produksi
gelombang otak theta kita. ( Rahasia Dahsyat Terapi Otak)
Pengetahuan
lainnya yang saya dapatkan dari teori hypnosleep ini bahwa kebanyakan
orang tua melakukan hypnosleep kepada anak-anak mereka untuk
mensugestikan mereka agar bersikap baik, patuh dan rajin. Namun untuk
kondisi saya,pada awalnya hanya secara tidak sengaja telah mensugestikan
beberapa surat dan ayat alqur’an yang saya lakukan berulang-ulang
kepada kedua anak sayadi saat mereka dalam kondisi trance sehingga
mereka bisa menghafal surat-surat tersebut dengan baik.
Saya
merasa sangat gembira dengan penemuan ini, karena jujur bahwa saya
sangat iri melihat kawan-kawan saya yang berhasil membuat anak-anak
mereka menghafal juz amma pada usia balita. Rasa iri itu membuat saya
juga mencoba untuk mengajak anak-anak menghafa juz amma sejak dini,
namun saya tidak menemukan cara yang tepat. Tapi semenjak saya menemukan
metode hipnotis sebelum tidur ini, akhirnya saya selalu menambah satu
surat lain yang saya ulang-ulang setiap malamnya sebelum mereka tidur.
Dan jika seminggu kemudian anak-anak saya ternyata telah menghafal ayat
tersebut, maka sayapun menambah surat-surat baru untuk menjadi doa
pengantar tidur bagi mereka juga sekaligus menjadi hafalan baru untuk
koleksi memori anak-anak saya.
Bagi kawan-kawan yang juga
kesusahan untuk mengajak anak-anak kita menghafal Qur’an sejak dini,
maybe boleh coba cara ini. Semoga Beryaja !!