Allah mengabulkan doa dengan berbagai cara.
Salah satu cara yang paling Allah suka dg berlama2 memakbulkannya.
Namun cara itu paling tidak disuka manusia.
Pernah dgr cerita ini kan??
Di suatu masa ada seorang kaya yang hidup bergelimang kemewahan, byk harta juga keluarga yang bahagia.
Sayangnya si fulan itu tidak faham agama, jadi berbuat baik yg standar2 saja.
Hingga suatu masa Allah memberinya hidayah.
Dan mulai dari saat itu hidupnya berangsur-angsur mulai tidak lagi stabil.
Hartanya
yang banyak mulai berkurang. Anak istrinya mulai sakit2an. Usahanya
bangkrut dan kawan2 yang dulu selalu ada di sampingnya mulai menjauh.
Dia miskin sekarang. Tapi hatinya kaya karena ia telah lebih mengenal
Allah.
Semakin dekat ianya kepada Allah, semakin byk
cabaran yang ia hadapi. Namun ia tetap bersabar dan selalu bersabar.
Hingga puncak kefuturannya datang ketika itsrinya memutuskan untuk
keluar dari kehidupan tersebut. Berlalu meninggalkan si 'kaya' yg kini
berganti gelar menjadi si "papa".
Akhirnya si fulan mulai
berfikir untuk protes kpd Tuhannya. Kenapa dulu ketika ia tak jadi org
baik, Allah memberinya segala? Sekarang ketika ia mencintai Allah, Allah
malah terus menerus menguji kesabaran hatinya.
Suatu malam dalam tahajjudnya yang panjang, ia protes...
"Ya Allah, yang Maha Kuasa. Maha menentukan. Maha Berbuat Sesuka. Kenapa Engkau mencobaku dg hal2 yang aku tak mampu??" T_T
"Engkau begitu tegaaa." ratapnya.
Kemudian iapun terlelap sejenak di atas sajadah.
Dalam tidurnya ia bermimpi bertemu seseorang dan curhat.
"Lihatlah wahai Akhi, Allah begitu tega kepadaku.. Dulu waktu aku jahat, Allah melimpahiku kebahagiaan." Ucapnya
Si kawanpun menjawab, " AllahUr Rahman"
SSekarang ketika aku mendekatiNya, Allah mencobaku terlalu berat, seperti tak sayang saja kpdku." Sambung si fulaan lagi.
"AllahUr Rahiim." tambah kawannya.
"Allah
dgn sifat RahmanNya, boleh Mengasihi siapa saja. Seluruh manuasia dan
juga seluruh makhluk di alam termasuk binatang dan tumbuhan. Dengan
sifat ini Allah mengasihi GENERALLY kepada semua tanpa kecuali."
"Tapi... Dengan sifat RahimNya, Allah mencintai dgn khusus, SPECIALLY,hanya kepada hamba-hamba yang Allah ingin sahaja."
"Sekarang engkau mau pilih dikasihi Generally atau Specially wahai saudaraku? " imbuh kawannya panjang lebar.
"Ya Rahiiiiiiiim. Aku lebih memilih Engkau mencintaiku dgn cara ini..." ;'( Si fulan menangis mendengar ulasan sahabatnya.
Tak berhenti disitu, sang sahabat masih ingin bercerita lagi.
"Allah
itu sangat suka mendengar hambaNya memohon, memelas2, merengek2 kpd
Nya. Allah menyukai didatangi hamba yg dicintaNya dgn tangisan mengharap
kasih sayang Nya terus menerus. Oleh itu, ketika seorang hamba lebih
dicintai dari yang lain, Allah akan mengujinya lebih. Karena Allah suka
si hamba terus datang kepada Nya." (yg nulis uda berlinang).
"Jika
sekarang cobaanmu belum putus, itu ertinya, Allah masih mengharap
kedatanganmu setiap malam menjumpai-Nya, Akhi." Si kawan mengakhiri.
Sementara
Si fulan sudah terhanyut dalam butir2 cinta air mata, merasa sangat
berbahagia karena Allah ternyata saaaaangat mencintainya.
"He loves me more." bisik hatinya.. :")
No comments:
Post a Comment