Noor Ahmed// Welcome to my world.. This is mine, you're just allowed to visit and comment, not more..
Thursday, 31 October 2013
MENIKAHLAH
Mencintai itu fithrah. Menikah itu sunnah.. Keduanya penting. Namun sepenting apapun kedua hal tsb dalam kehidupan manusia, saya masih saja menemukan orang-orang dewasa yang lebih suka melajang di usia yang tak lagi terbilang muda (baca : 30 tahun). Entah apa alasan yang mereka simpan dalam pikiran sehingga rela membuang-buang nikmat yang telah dijanjikan melalui sebuah pernikahan yaitu menyempurnakan setengah dari Agama.
Padahal mereka juga tau, kalau mereka bertanggung jawab atas kelangsungan hidup species manusia di muka bumi, dan salah satu cara yang paling legal melestarikan species itu adalah dengan MENIKAH.
Terkadang ketika saya mencoba bertanya, bermacam ragam jawaban saya dapatkan dari para bujang dan dara tersebut : ‘Belum berjodoh’, ‘belum ada yang cocok’, ‘belum siap secara materi, masih ingin melanjutkan pendidikan sampai bergelar doktor’, ‘takut buat anak gadis orang lapar’, ‘belum PNS’, ‘belum ketemu tipe yang sesuai’, ‘belum ketemu yang sempurna’, ‘wanita/pria idaman belum jadi janda/duda’, dan sebagainya, dan sebagainya.
Jika benih-benih alasan ini terus saja dipupuk dan sirami setiap waktu mungkin kita tak akan pernah mau belajar mengalah sedikit saja dengan perasaan dan pikiran tsb. Kita hanya berpikir bahwa segala yang ada dalam pikiran kita itulah yang benar, bahwa menikah itu perlu kesempurnaan, bukan belajar melengkapi diri yang masih setengah sempurna dengan sesosok setengah sempurna lainnya.
Ayoklah kawan, jangan terus menunggu mendapatkan manusia ‘setengah dewa’. Berusahalah menerima orang yang bisa kita ajak menjadi ‘dewa’ sama-sama.
Kurangkah asbab ‘menyempurnakan agama’ itu bagi saudara-saudaraku yang belum juga mau menjawab ‘iya’ ketika tiga, empat orang yang mengajak ta’arufan datang ? Kalau masih kurang, saya bersedia menuliskan alasan-alasan lainnya..
Ketika menikah kita punya asisten setia yang bisa merangkap jadi apa saja, seperti : wakil ketua I, wakil ketua II, sekretaris, bendahara, bid. konsumsi, bid. transportasi, bid. humas, bid. dokumentasi, bid. belanegara, bid. hiburan, bahkan anggota sekaligus.. Semua jabatan tersebut bisa anda dapatkan secara LIBUR alias pree tanpa bayar.
Kehidupan anda lebih terurus dan tertib. Anda akan selalu punya alarm plus reminder yang selalu siap mengingatkan anda kapan harus pulang, kapan harus pergi, kapan harus makan, juga kapan harus shalat subuh :D
Anda akan mempunyai konsultan pribadi bebas bea konseling.
Hiburan gratis 24 jam
Allah halalkan yang haram melaluinya
Selalu ada yang mendoakan.
Membuat bidadari surga cemburu.
dll.dll.
Selain itu menikah juga berperan penting dalam masalah kesehatan.
Bagi kaum adam, ada sejenis hormone (maaf) yang harus dibuang secara rutin agar tidak mengganggu kesehatan. Anda tentu lebih tau apa yang saya maksud. Dan menikah membantu kaum itu untuk tetap sehat.
Dan bagi bani hawa, ada banyak proses pencegahan dan penyembuhan yang bisa didapat melalui pernikahan.
Sebagai contoh, kebanyakan perempuan sering mengeluhkan sakit bulanan yang kadang terasa terlalu berlebihan. Tamu special yang hanya datang kepada perempuan itu sering kali mengganggu aktivitas harian dengan segala macam kenyerian yang ditawarkannya. Dan ternyata tubuh manusia telah dicipta dengan sangat sempurna bahkan dalam menyediakan imun (baca : anti nyeri) untuk penyakit istimewa tersebut. Namun untuk pembentukan imun anti nyeri itu membutuhkan waktu sekitar tiga atau empat bulan.
Bagi perempuan yang belum menikah, waktu empat bulan tidak kedatangan tamu adalah sebuah bencana. Namun bagi yang sudah menikah, ketidak-hadiran tamu itu selama 4 bahkan 9 bulan adalah anugrah yang paling besar. Itu adalah pertanda bahwa sepasang manusia telah sukses menjalankan tugasnya dalam menyelamatkan species manusia dengan mempunyai keturunan.
Anugrah imun anti nyeri yang telah terbentuk sempurna merupakan bonus dari proses kehamilan yang terjadi sebelum keturunan manusia lahir ke dunia.
Contoh lain bahwa menikah dapat mencegah terjangkitnya kanker serviks dan kanker mamae pada perempuan dewasa. Kanker serviks yang sering disebut dengan kanker mulut rahim ternyata juga dapat dicegah melalui kehamilan. Sedangkan kanker mamae dapat dicegah dengan proses menyusui yang lagi-lagi proses itu hanya bisa dicapai melalui jalan ‘menikah’.
Mungkin anda tidak percaya dengan perkataan saya, karena itu saya sengaja mengutip kata-kata seorang Dokter specialis kanker dari KORAN KOMPAS bahwa :
“Satu dari sepuluh perempuan dewasa yang tidak menyusui akan lebih mudah terkena kanker mamae’.
Begitulah saja pendapat manusia awam ini mengenai asbab-asbab kenapa seorang muslim harus menikah dan berjuang pantang menyerah untuk itu.
Labels:
Artikel
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment