Thursday, 29 December 2016

Debu - debu

Aku berlari mengejar debu
Bermimpi tentang debu

Berusaha mengais debu
Berharap mendapatkan debu

Berdoa untuk debu
Menangis demi debu
Meratapi debu

Bergerak dengan debu
Diam karena debu

Hidup untuk debu
Mati demi debu?

Aku ternyata hanya kumpulan debu-debu
hamba dari debu

#introspeksi_dhuha
10 November 2016


Ps. I was crying on my sajdah for my dhuha prayer when asking HIM about dun'ya.
Ashame on me to ask about hylic while i don't make any progress for my akhirah.
so the dust(debu-debu) here means dun'ya

Stay Young

Salah satu cara untuk bahagia adalah dengan meningkatkan semangat hidup, dan salah satu cara meningkatkan semangat hidup adalah dengan cara merasa selalu muda.

Sebangian orang merasa muda dengan bergaya seperti ABG, sebagian lain dengan berdandan menarik untuk menutupi usia yang sebenarnya, dan sebagiannya dengan berolah raga dan selalu berfikir positif.

Namun, bagi saya, agar terus merasa muda, saya memilih untuk bergaul dengan anak-anak muda cerdas dan aktif. Dimana saya bisa menemui anak-anak muda seperti ini?
Tentu saja diajang pencarian beasiswa.

Ajang pencarian beasiswa biasanya akan dipenuhi oleh muda mudi fresh graduate dari berbagai macam universitas di Aceh bahkan di Indonesia. Mereka kebanyakannya adalah mantan mahasiswa-mahasiswa yang smart dan aktif dalam berbagai macam kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus. Mereka adalah muda mudi yang memiliki mimpi dan visi jauh ke depan. Rasanya, tidak mungkin seorang mahasiswa yang pesimis bisa menembus seleksi berkas beasiswa yang super ketat.

Ketika sebuah program beasiswa dibuka, saya dengan penuh semangat menata ulang mimpi yang pernah tertunda. Saya kembali bergabung dengan berbagai grup beasiswa yang isinya so pasti mereka, calon pemimpin-pemimpin Indonesia ke depan. Semangat muda mereka yang masih membara menular ke saya dan membuat saya merasa masih seusia mereka. Kami berduskusi masalah yang sama, berebut kursi yang sama dengan cara yang sangat sehat. Oleh karena itu, Tuhan masih saja membiarkan saya berlomba dengan mereka berkali-kali, agar saya terus merasa muda. Agar saya terus merasa bahagia. Agar setiap penantian pengumuman beasiswa, saya dengan lebay memohon hal-hal yang sama berulang-ulang, persis seperti mereka. Ini jalan yang telah saya pilih agar terus menerus merasa awet muda.

Wednesday, 8 June 2016

My Tweet For Years



1.      Here are so many times still. and so many people will, just prepare for another loosing

2.      Tidak ada yg hadirnya hny kbetulan dam kehidupan. Terkdg mereka dtg hny utk mengajarkan kt cara melepaskan, cara mengucap selamat tinggal :"

3.       Suatu saat, rindu itu juga akan pergi, dan berlabuh ke lain hati,trust me

4.      Orang baik tdk akan merusak apa yg tdk ingin dirusak oleh orang lain. –Mm

5.      Kesetiaan milik sepi, ia yang tetap ada ketika yang lain memilih pergi. ~ @susyillona

6.      Sejak pagi, janin senja mati dibunuh awan. Kubaca gelagat itu dari angin, juga sajak bisu di kedua matamu. @MistikusAnomali

7.      Kukecupi engkau dalam puisi, kucintai sepenuh semesta, kutulis segalamu dalam kata. @hujandimatamu

8.      Give me a word, I'll send you a million poems 

9.      Aku, tak hendak merayu, tapi bolejkah mengingatkanmu? Hari2 kita terlalu berharga, -jangan segera kau lupa.. #akhir thn ajaran 

10.  Jika boleh aku meminta, tetaplah disini sesaat lagi, akan kurangkai bunga kenangan kita, untuk kau bawa dlm ingatmu selamanya

11.  Menghitung lagi, satu, dua hari, berharap ini hitungan maju, seperti kala pertama kita bertemu.. #akhir thn ajaran

12.  Berdiri aku, di tepian waktu, mempersiapkan hati untuk melepasmu. #akhir thn ajaran

13.  Ajari aku melupakan,segala kenangan yang kau tinggal, agar hati tak lagi gulana, saat nanti bersama mereka.. 

14.  Pada bulir hujan Kau titip selaksa kehidupan

15.  Bagi senja ada jingga yg temaram, bagi malam ada sunyi yg menentramkan, bagi hati ada kepingan yang tersimpan rapi 

16.  Dan binar kedua bintang itu menyilaukan. menusuk jauh ke relung paling dalam bongkah jiwa yang pernah kau singgahi

17.  Kau hawa bagi selaksa cinta yang bermuara di relung jiwa, Keumala :

18.  Ia, serupa hawa yang menikam cinta menjelma tipu daya, kembali datang membasuh luka.. 

19.  Pagi nan muram biarkan langit kesakitan tanpa mentari di awal siang. 

20.  Kelanamu dalam anganku begitu mengganggu. Tolong pergilah bersama waktu.

21.  Di deru doa, barisan asa berkelana, semoga ada akhir yang indah untuk kita, dinda.

22.  Setega bayang yang meninggalkanmu sendiri dalam gulita..

23.  Cukuplah sumbang suara hati berkicau melalui puisi. cukuplah sebagai isyarat bahwa aku masih ada disini, menanti

24.  Kekasih, sekelumit maya yang menghantui jiwa, bila kan menyata? 

25.  Engkau dan hujan adalah satu, segaris dalam ingatanku, yang kupaksa memudar seiring waktu. 

26.  Hujan adalah cerita tentang cinta yang belum pernah kita mulakan dan segera harus kita pupuskan

27.  Bicara rindu adalah bahasa bisu, hadir dalam diam, tercipta untuk dibungkam. 

28.  Hujan dan Sepotong Rindu yang Masih Kusimpan. –Prtemuan Kita 1

29.  Cinta yang entah dan bait puisi yang salah biar terkubur bersama hujan di bulan Juni, saat dimana aku takkan pernah menemukanmu lagi..

30.  Sebelum kukhatamkan malam di ranum mimpi, kupetik sebuah nama ke dalam doa, semoga Dia selalu menjagamu, disana

31.  Di ranum ranum asa, kau menikamku dengan rasa, meninggalkanku di ujung senja, Virza

32.  Pada sebuah nama, kutemukan ranum cinta yang tak pernah usang digerus masa, Delia. 

33.  Dibalik tatap matanya, ada ranum cinta yang tak pernah dijangkau indra 

34.  Telah kau cabut ranumnya rasa yang kusimpan sekian lama, oleh bentang masa yang membuatku gila 

35.  Pada batang sajak yang kau tanam, berbuah ranum kata cinta, berimbun daun yang teduh bagi jiwa 

36.  Akan ada masa dimana kita akan muak dengan segala yang pernah kita banggakan,sehingga pilihan untuk menarik diri menjadi langkah kemudian

37.  1.20 belum terpejam. karena hanya sabtu malam, satu-satunya waktu yang tersisa untuk menuntaskan bait-bait sajak yang kusimpan.

38.  Kelak waktu yang akan membeberkan segala rasa yang tersimpan, ketika tak lagi ada pilihan selain kata selamat tinggal.

39.  Gentayangan di ujung malam karena pesan yang kuredam tak mampu lg berdamai dengan kelam. 

40.  Kala sunyi tak lagi mampu menentramkan, kemas suara hatimu dalam tulisan, biarkan angin malam mengantarkannya ke tujuan. 

41.  Ketika bait bait puisi tak lagi mampu menyuarakan berisik hati, kumpulkan segala keberanian untuk menjauh pergi.. 

42.  Your failure does not define you, your determination does.-quoteBijak

43.  Hidup menawarkan berbagai rasa. Terkadang ada bagian indah yang ingin kita ulang, tulislah... Agar memory itu hidup selamanya. 

44.  Kepada hati kuperingatkan berhenti menghambakan diri pada rasa.Kepada lidah kuperingatkan,berhenti menggumbar kata kata mesra.

45.  Cinta adalah kolaborasi kamu dan waktu yg telah dikirim kepadaku. 

46.  Pada kabut langit pagi kutemui gerimis, pada kebekuan jiwamu kutemui cinta yang statis, manis. 

47.  Aturlah seribu langkah, ceritakan seribu kisah, sejauh mungkin pergilah. Namun dalam doa namamu kusebut tiada jengah.  

48.  Jika sudah saatnya, pergilah.. Dan kembalimu setelah itu, kutunggu, takkan pernah..

49.  Hanya sebentuk bayang dalam ilusi, sepenggal kisah di alam mimpi, sebentuk derita yg tak pernah ingin kuakhiri,Elzi 

50.  Karena kau adalah baris sajak di setiap puisiku, bait di setiap pantunku, rima di setiap syairku.  

51.  Mengais asa di denyut terakhir bait doa, smoga dapat kembali bersua, Liya :

52.  Di denyut jantung malam,ada rasa yang kubuang,ada perih yang kutikam,berkali kali,hingga kita hanyalah sebuah mimpi 

53.  Di setiap rapal doa, ada sebuah nama yg tak pernah alpa, yg tak pernah bosan kuharap bisa kulupa, manda.. 

54.  Antara logika dan rasa yang berjuang mempertahankan diri, saling membunuh dalam sepi 

55.  Pada gerimis di ujung senja,kutitipkan rasa pd derai angin,pd sebaris mantra yg tak pernah jemu kurapalkan,seindah sebuah nama

56.  Ini bukan,bukan tentang itu.. ini hanya tentang hatiku yang belum juga mampu merelakan kepergianmu... Rev

57.  Bukan tentang kita namun tentang masa yang telah mempersatukan dan mengambil kembali kemudian. Rev

58.  Bukan tentang bulir-bulir tak tertahankan di pipi. namun tentang hati yang tak kuasa tuk tak meratapi. Rev

59.  Bukan tentang aku dan puisi namun tentang kamu yang akan segera pergi..Rev

60.  Bukan tentang aku, kau, dia, dan cemara itu.. namun tentang smua kisah yang tlah kau titip dahulu Rev

61.  Bukan tentang rasa cemas kau akan melupakanku, namun tentang kemampuanku membendung rasa rindu Rev

62.  Bukan tentang seribu cinta yang tlah kau titip di hatiku namun tentang aku masih saja menginginkanmu, bersamaku...... :"( Rev

63.  Bukan tentang melepasmu tanpa rasa sakit namun tentang doa-doa yang tlah kutitip di langit. Rev

64.  Bukan tentang senyum,tangis, dan air mata kita tapi tentang bagaimana mungkin kita mengulangnya. Rev

65.  Bukan tentang sebuah perpisahan yang aku tangisi tapi tentang rasa ini yang tak mau kau bawa pergi. Rev

66.  Bukan tentang kau dan aku punya ceritaa tapi tentang bagaimana aku mampu melupakannya. Rev

67.  Bukan tentang engkau yang akan jadi kenangan. Tapi tentang bagaimana aku mengemasnya tanpa kesedihan Rev

68.  Bukan tentang tak ingin relakan kau pergi. Namun lebih tentang, aku masih terus berharap kau DISINI. #Melepas satu letting lagi :"( Rev

69.  Finally, I fell down tearing.. thank you, thank you.. for loving in the silent TT

70.  Mengapa harus mengurus sunyi untuk menyiksa diri demi sesuatu yang tak pasti.

71.  Mengapa mesti meresah susah yang harusnya tak pernah singgah, demi sebuah bayang yang telah disimpan Tuhan.

72.  Engkau adalah senyawa yang dikirimkan semesta, untukku sahaja..

73.  Aku menunggumu ratusan hari, hanya untuk tahu bahwa hatimu telah mati 

74.  Tatapanmu adalah laut yang membuat diriku terhanyut 

75.  Berapa kalikah lagi aku perlu merasakan patah hati utk mengirimimu sebait puisi 

76.  Mengeja sepi bersama gemintang sebelum fajar kembali datang menyamarkan bayangmu yang menghilang dalam terang. 

77.  Dan detik detik yang berdetak menghantarkanmu semakin jauh, mengaburkan seluruh  memori yang dengannya aku terbunuh. 

78.  Jika perpisahan adlh sbuah kniscayaan stlh sbuah ptemuan maka ptemuan adlh kniscayaan sblmnya.-Pengko

79.  Begitulah cinta, meski dia yang kau inginkan hanya mengingatmu sesekali. tetap saja do'a-do'amu menyebut namanya berkali-kali –Dayat

80.  love you.W/ no name&no explanation.Like a river that cannot explain why it follows a particular course, but simply flows onwards. -P.Celho

81.  Sudah pernahkah kukatakan kepadamu.. bahwa tatapan itu.. punya bahasa??

82.  Will I survive?? Of course I will. I've survived storm before. Paulo Celho

83.  The risk is too risky..

84.  Sometimes, when you have so many words to say, you JUST have to be SILENT.

85.  Stiap rintangan adlh sbuah ksempatan tuk jd lebi baik.Gula tak akan mbuat teh jd manis,melainkan adukan sendok yg bs mjadikannya seperti itu –Quote

86.  Jika kau jatuh cinta,pilihlah org yg tepat, yg boleh kau jatuhi cinta,agar kau tak perlu mengambil resiko terlalu tinggi utk patah hati. DIBH

87.  Dan engkau takkan pernah bs mrasakan apa yg kurasa, Kawan. Karena aku telah membayar tlalu mahal hanya untuk sebuah kt “Heart-breaking.” DIBH

88.  Dia terlalu jauh, bahkan dalam mimpipun aku takkkan pernah dapat menggapainya. –Naura

89.  Saat2 bertemu dgnya kemudian adlh wkt2 yg sangat spesial.Wkt2 yg bs mengubah hujan menjd pelangi, terik mentari terasa seindah purnama. DIBH

90.  Yang awal memaafkan; hatinya paling perkasa. Yang pertama melupakan; jiwanya paling bahagia. Yang memulai kebaikan; dirinya paling dicinta.

91.  Hati adalah referensi paling jitu bahkan ketika engkau TIDAK ingin mempercainya. #CintakuKandasDiDenver

92.  Jika saja kutau seperti apa 'sombong' itu berwujud dalam diriku.. Pastikan, aku takkan pernah tahu cara menggunakannya di depanmu.

93.  idak menjerumuskan ke jurang. Itulah makna sayang

94.  Kesempatan akan selalu ada. mungkin tidak hari ini, namun di lain masa. selama kita masih PERCAYA

95.  Di daun maple dan daun jendela bulir bergulir hujan-hujan, bulan padam pelan-pelan. ini laju semi musim semi. ke sana: mengutara ke utara. @Reza Idria

96.  Wherever your heart is, there you will find your treasure. -The Alchemist

97.  Dan aku tiba di sini; jalan raya yg terbuat dari parasmu. Katakata canggung, waktu gugu. Bagaimanakah kau menerjemahkan kekosongan? –HTR

98.  Jika kau ingin mengenal dunia, membacalah. Namun, jika kau ingin dikenal oleh dunia, menulislah." (Pramoedya A. Toer) | 

99.  Leaving is better when Loving is NOT enough

100.                      Selama kita yakin dengan nilai-nilai yang kita perjuangkan, sesungguhnya kita adalah pemenang kehidupan.-Salsa

101.                      Aneh itu ketika orang yang buat salah teriak sama orang yang buat benar.. "KAMU SALAAAH.

102.                      Ternyata kita telah menang ketika membiarkan mereka menang dg kemenangan yg mereka inginkan.. itulah bentuk sebuah kemenangan hakiki.

103.                      Kezaliman akan terus ada. Bukan karena banyaknya orang2 jahat, tapi karena DIAMNYA ORANG2 BAIK" –Ali K.w

104.                      Changes happen when we go against something we're used to doing. –P.Celho

105.                      Manfaatkan kesendirian. jangan mau dimanfaatkan oleh kesendirian.

106.                      Conciedentally.. hearing the wind whispering the air that u made mistake.. could the wind lie?